Skip to main content

ORASI

Mitos Pindah ke Singaraja Buat “Slow Living”: Beneran Hemat atau Cuma Ganti Cara Boros?

Ton, belakangan ini makin banyak anak muda dari selatan Bali yang tiba-tiba declare mau pindah ke Singaraja. Alasannya estetik banget dan terdengar sangat mindful: “Mau pindah ke utara aja, nyari slow living. Di sana kan nggak ada mall dan bioskop, pasti gampang nabungnya.” Sekilas, logika ini terdengar logis. Menjauh dari hiruk-pikuk Canggu dan godaan diskon…

Read More

Sering Dituduh “Bali Rasis” di Sosmed? Data Kemenag Justru Buktikan Toleransi di Bali Masuk Top 4

Ton, pernah nggak sih Khe ngerasa di-gaslight sama algoritma sosmed? Lagi asyik scroll FYP cari rekomendasi kopi di Denpasar, eh tiba-tiba lewat konten yang narasi utamanya nyerang Bali. “Bali sekarang rasis.” “Bali eksklusif dan intoleran sama pendatang.” Tuduhan-tuduhan begini rasanya udah jadi gorengan tahunan. Padahal, yang ngetik komen mungkin seumur hidup belum pernah napak di…

Read More

Sisi Gelap Sejarah Pariwisata Bali: Saat Tubuh Perempuan Dijual Jadi Poster Bule

Hari ini, 21 April 2026, timeline pasti udah penuh sama foto ibu-ibu pejabat atau kompetisi antar instansi pakai kebaya. Sanggulan rapi, senyum anggun, ditambah caption “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Estetik sih, emang. Tapi jujur aja, Ton, emansipasi itu bukan cuma soal hak sekolah tinggi atau menang lomba keluwesan pakai kain. Kalau kita mau ngomongin perlawanan…

Read More