Skip to main content

ORASI

Mitos “Mayat Hidup” Calonarang: Ternyata Tradisi Watangan Matah Lebih Muda dari Gen Z?

Buat kalian yang sering merapat ke area pura saat tengah malam, pasti sudah nggak asing dengan adegan puncak Wayang Kulit Calonarang yang bikin bulu kuduk berdiri. Ya, momen di mana watangan matah alias manusia hidup yang memerankan figur jenazah, dibawa masuk ke tengah pertunjukan. Tubuh manusia sungguhan ini dibaringkan, ditutup kain, diupacarai, dan dijadikan “umpan”…

Read More

Sanghyang Kuluk: Saat Leluhur Bali Memanggil Entitas Anjing untuk Melawan Wabah

Kita sering banget kena main character syndrome. Ngerasa jadi spesies paling berkuasa di bumi, yang bebas mengendalikan apa saja. Apalagi kalau ada grubug atau ketidakseimbangan yang melanda desa. Pasti insting pertama adalah: manusia yang harus turun tangan dan melawan alam. Tapi, ada satu fakta sejarah yang siap menampar keras ego tersebut. Leluhur kita di Bali…

Read More

Dikira Pajegan, Ternyata Sokok Pegayaman: Bukti Budaya Bali Itu Open-Source

Kalau khe lihat sekilas susunan buah dan bunga menjulang di atas dulang ini, pasti langsung mikir, “Oh, ini pajegan”. Wajar. Otak kita sudah terbiasa dengan visual tersebut. Tapi kalau khe datang ke utara Bali, tebakan itu bakal meleset jauh. Mari kenalan dengan Sokok Pegayaman, sebuah tradisi perayaan Maulid Nabi yang bentuknya sangat Bali, tapi maknanya…

Read More

Tilem Sasih Karo: Jadwal ‘Mental Health Day’ Gratis dari Leluhur Bali

Kamu rela bayar langganan aplikasi meditasi tiap bulan demi menjaga kewarasan. Sebagian lagi nekat menembus macetnya Ubud demi sesi healing berkedok digital detox. Padahal, jauh sebelum istilah mental health day jadi tren di media sosial, leluhur kita di Bali sudah menciptakan sistem penjadwalan refleksi diri yang rutin dan terstruktur. Sistem itu tidak butuh biaya langganan,…

Read More

Asta Kosala Kosali: Realita Nak Bali Antara Sikut Rumah dan Cicilan KPR

Rumah tradisional Bali tidak pernah dibangun menggunakan meteran atau satuan standar penggaris. Cetak biru yang digunakan justru sangat personal, yakni tubuh pemilik rumah itu sendiri. Sistem arsitektur kuno ini dikenal dengan nama Asta Kosala Kosali. Namun, bagi Gen Z di Bali pada tahun 2026, membicarakan pekarangan luas yang ideal rasanya seperti utopia. Di tengah gempuran…

Read More

Jersey Bali United Barong: Estetik, Tapi Ada Realita yang Disembunyikan

Rilis jersey Bali United Barong musim ini bareng Adidas emang sukses bikin heboh timeline. Visualnya cakep, warnanya berani, dan narasi “membawa budaya lokal ke lapangan hijau” selalu jadi jurus jitu buat narik simpati (dan dompet) para suporter. Motif Barong Ket nampang di dada jersey kandang kebanggaan Semeton. Katanya, ini simbol kebaikan, pelindung, dan penolak bala….

Read More

Uncal Balung: Konsep ‘Self-Care’ Leluhur Bali Sebelum Tren Psikologi Modern

Pernahkah kamu merasa sangat relate dengan tren “let go of what no longer serves you” yang berseliweran di TikTok? Bagi generasi muda saat ini, konsep mental health, self-care, atau emotional detox sering dianggap sebagai paham modern yang diimpor dari Barat. Padahal, jika kita menelisik lebih dalam, leluhur Bali sudah mempraktikkan konsep melepaskan beban ini jauh…

Read More

Ngerorod: Jalur Ninja Nikah Murah di Bali atau Cuma Menunda Tagihan Banten?

Jujur aja, Ton. Umur segini, lihat undangan nikah teman numpuk di meja itu bikin dompet dan mental ketar-ketir. Gaji pas-pasan, tabungan tipis, tapi standar gengsi resepsi keluarga tingginya ngalahin Gunung Agung. Di tengah keputusasaan finansial ini, wajar kalau banyak pasangan muda di Bali mulai melirik opsi pamungkas: kawin lari. Banyak yang mengira ini adalah jalan…

Read More

Kasepekang: Cancel Culture Tertua di Bali yang Bikin Ngeri

Ton, kita sering ngetawain Gen Z yang takut banget kena cancel culture di media sosial. Paling mentok akun lenyap, kehilangan endorsement, atau digeruduk buzzer berhari-hari. Tapi, di Bali, cancel culture itu mainannya beda level dan konsekuensinya jauh lebih mengerikan. Namanya kasepekang, sebuah hukuman sosial tertua yang efeknya sangat nyata buat warga lokal. Ini bukan sekadar…

Read More

Candi Prambanan: Raksasa yang Bangun Setelah 1.000 Tahun & Alternatif Tirta Yatra Gen Z Bali

Bali memang nggak pernah kehabisan kalender odalan. Dari ujung Karangasem sampai Jembrana, banten dan asap dupa nyaris nggak pernah putus. Tapi jujur aja, Ton, pernah nggak Khe ngerasa burnout sama rutinitas sosialnya? Saat spiritualitas terasa lebih dominan di urusan iuran, peturunan, dan gengsi banjar, kadang kita butuh ruang untuk sekadar bernapas. Di sinilah Tirta Yatra…

Read More