Skip to main content

ORASI

Krisis Demografi Bali: 20 Tahun Lagi, Siapa yang Sanggup Ngayah di Banjar?

Coba ingat-ingat lagi kapan terakhir kali khe ikut sangkep atau ngayah di banjar, Ton. Pasti khe sadar satu hal. Makin hari, wajah-wajah yang sibuk angkat banten atau bikin penjor didominasi bapak-bapak yang rambutnya sudah memutih. Pemudanya ke mana? Tiap hari kita komplain soal jalanan Canggu yang macet parah. Kita merasa pulau ini makin padat, sumpek,…

Read More

Sembahyang Bhatara Sri di Sawah, Tapi Beras Beli dari Luar Pulau. Ada Apa dengan Ketahanan Pangan Bali?

Hari ini banyak dari kita merayakan Hari Bhatara Sri. Ini adalah hari yang jatuh pada Sukra Umanis Merakih, waktu di mana umat berkumpul di sawah atau lumbung untuk berdoa ke Dewi Padi memohon kemakmuran. Tapi sadar nggak, Ton? Tempat kita sembahyang itu makin hari makin habis. Kita masih rajin ritual bersyukur ke padi, tapi nasi…

Read More

Pekerja Anak Pariwisata Bali: Batas Tipis Antara Budaya dan Eksploitasi

Ketika berjalan-jalan di kawasan Legian atau Seminyak pada malam hari, pemandangan anak-anak kecil yang menjajakan suvenir atau tisu sering kali dianggap sebagai hal biasa. Sebagian pihak bahkan beranggapan bahwa aktivitas ini adalah bentuk kemandirian sejak dini. Namun, kapan partisipasi ini berubah menjadi eksploitasi? Memahami batas terkait pekerja anak pariwisata Bali sangatlah penting agar kita tidak…

Read More

Standar Ganda Sanksi Adat Bali: Pekerja UMR Diancam, Elit Dapat VIP

Pernahkah Anda memikirkan sebuah ironi yang terjadi di tengah gemerlapnya tradisi kita? Mari kita bayangkan skenario ini: Seorang pemuda yang bekerja shift di sebuah hotel bintang lima terpaksa absen dari kegiatan ngayah di banjar karena tuntutan profesi. Keesokan harinya, ancaman sanksi adat Bali mulai dari denda hingga risiko dikucilkan (kasepekang) sudah menanti. Namun, di belahan…

Read More

Cara “Terbaik” Menikmati Pulau Serangan Bali Tahun 2026

Dulu, Pulau Serangan Bali adalah tempat pelarian paling masuk akal buat healing tipis-tipis. Rutinitasnya sederhana: lari pagi nyari keringat, gowes keliling pesisir, atau sekadar piknik pinggir pantai tenang sambil nunggu sunset. Aksesnya bebas, pemandangannya luas, dan udaranya masih terasa milik bersama. Sekarang? Rutinitas itu pelan-pelan butuh penyesuaian. Bukan karena pantainya mendadak hilang, tapi karena pulaunya…

Read More

Realita Pasutri Baru: Tinggal Bareng Mertua di Bali Itu Tradisi atau Realita Finansial?

Ton, fase paling plot twist buat anak muda di Bali itu sebenarnya bukan pas nyari kerjaan pertama. Tantangan mental sesungguhnya baru dimulai setelah tenda resepsi dibongkar dan khe harus kembali ke realita: menjadi pasutri baru di pekarangan keluarga besar. Ekspektasinya sih hidup berdua, bangun rumah tangga mandiri ala influencer di Pinterest. Faktanya? Bangun tidur kesiangan…

Read More

Healing Murah? Realita Pahit Naik Bus Denpasar Kintamani Demi Kopi Hedon

Niatnya mau frugal living healing ke Kintamani dengan ongkos transportasi pulang pergi cuma Rp 20.000. Tapi, apakah opsi naik bus Denpasar Kintamani benar-benar sepadan dengan kewarasan dan waktu istirahat di hari libur? Bagi warga Denpasar yang tulang punggungnya sudah tidak sanggup bawa motor nanjak berjam-jam, kombinasi armada Trans Sarbagita dan DAMRI memang terdengar seperti lifehack…

Read More

Asta Kosala Kosali: Realita Nak Bali Antara Sikut Rumah dan Cicilan KPR

Rumah tradisional Bali tidak pernah dibangun menggunakan meteran atau satuan standar penggaris. Cetak biru yang digunakan justru sangat personal, yakni tubuh pemilik rumah itu sendiri. Sistem arsitektur kuno ini dikenal dengan nama Asta Kosala Kosali. Namun, bagi Gen Z di Bali pada tahun 2026, membicarakan pekarangan luas yang ideal rasanya seperti utopia. Di tengah gempuran…

Read More

Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia: Kita Bakal Jadi Bos atau Cuma Sekuriti?

Ton, coba ingat-ingat lagi masa kelam pandemi kemarin. Pariwisata mati, hotel kosong, dan mendadak kita sadar kalau jualan sunset dan senyum ramah aja nggak cukup buat nyambung hidup. Makanya, waktu dengar pemerintah mau bikin pusat keuangan di Bali yang meniru model Dubai International Financial Centre (DIFC), sekilas ini terdengar kayak angin segar. Janjinya manis: ekonomi…

Read More